Untuk Sertifikasi Guru, Madrasah Tak Kebagian Dana Rehab & Pembangunan
S Hidayati - depoknews.com | Tuesday, 29/1/13 , 06:31 WIB | 403 Views | 1 Comment

depoknews | Madrasah yang merupakan sekolah di bawah Kemenag seakan menjadi anak tiri dalam sistem pendidikan di Indonesia. Dana anggaran pendidikan yang diperoleh dari Kemenag pusat sebagian besar tersedot untuk tunjangan sertifikasi guru.

Karena keterbatasan itu pula, dana rintisan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Aliyah (MA) baru dialokasikan selama satu semester. Kanwil Kemenag Jabar pada tahun ini juga tidak mendapatkan dana rehab maupun pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB).

“Tidak ada dana rehab maupun RKB baik untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah tsanawiyah (MTs), maupun MA. Tentu ini harus menjadi perhatian bersama termasuk pihak madrasah,” ujar Kakanwil Kemenag Jabar, H. Saeroji, di ruang kerjanya, Senin (28/1/13).

“Di Jawa Barat saja jumlah anggaran tunjangan sertifikasi guru mencapai Rp 1,5 triliun. Belum anggaran untuk tunjangan fungsional guru sebesar Rp 250.000 per orang per bulan yang  juga menyedot dana cukup besar,” katanya.

Sementara itu, menurut Kepala MTs N 1 Bandung, Drs. H. Amin Hidayat, M.M.Pd, di ruang kerjanya, Senin (28/1), MI, MTs, dan MA merupakan satuan kerja tersendiri yang terpisah. Oleh karena itu madrasah mendapatkan dana langsung dari Kemenag pusat. “Pada tahun ini kode rekening untuk rehab maupun RKB tidak ada sama sekali sehingga tidak ada anggaran untuk pembangunan fisik sekolah,” jelasnya.

(PR/dn)

Comments

comments

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. Johan Silitonga says:

    Ratusan Guru PNS Belum Tersertifikasi dilingkungan Pemerintah Kota Depok
    Belum Terima Tunjangan Tambahan Penghasilan tahun 2012 Selama 6 Bulan.

    Sebagaimana diketahui, Pemerintah telah menetapkan tambahan penghasilan
    bagi guru PNS sebesar Rp 250 ribu per bulan sejak 1 januari 2009 yang
    dituangkan dalam Perpres Nomor 52 Tahun 2009 tentang Tambahan Penghasilan
    bagi Guru PNS. Kebijakan tersebut ditujukan kepada guru PNS yang belum
    mendapatkan tunjangan profesi (Belum tersertifikasi) sebagai penghargaan
    pemerintah terhadap profesi guru.

    Bertolak belakang dengan kebijakan Pemerintah Pusat, Pemerintah Kota Depok
    sampai saat ini belum mambayarkan tujangan tambahan penghasilan bagi guru
    PNS yang belum tersertifikasi tahun 2012 selama 6 bulan. Belum ada
    konfirmasi dari Pemkot Depok terkait dengan kelalaian ini. Ratusan
    guru PNS kota Depok yang belum tersertifikasi sampai saat ini masih
    menunggu pencarian tunjangan tersebut dari pemerintah Kota Depok.

    Setali tiga uang dengan tahun anggaran 2012, tahun anggaran 2013 sampai
    saat ini (5 Juni 2013) belum satu bulanpun dicairkan. Mohon perhatian
    untuk Pemerintah Kota Depok terutama SKPD terkait, yakni Dinas Pendidikan dan DPPKAD kota Depok.

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


Baca berita terkait lainya

iklan