Tunjangan Guru Disetop, Wali Kota Janji Beri Solusi
- - depoknews.com | Friday, 31/8/12 , 16:33 WIB | 456 Views | 0 Comments

depoknews.com | Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail memastikan bahwa tunjangan kesejahteraan guru swasta tidak bisa diberikan. Hal ini karena tidak sesuai dengan Permendagri Nomor 32 tahun 2011 tentang pedoman pemberian hibah dan bantuan sosial.

Meskipun begitu, dia menilai, bantuan itu bisa diberikan melalui cara lain, yakni melalui Biaya Operasional Sekolah (BOS) untuk guru.

“Kami pastikan bantuan itu tidak bisa diberikan, karena tidak sesuai dengan Permendagri. Sama halnya dengan santunan kematian. Nanti, bantuan itu bisa disalurkan melalui BOS tidak melalu Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS),” kata Nur Mahmudi di Balai Kota Depok, Jumat (31/8/2012).

Menurutnya, jika dana tersebut dimasukkan dalam BOS maka syaratnya dana tersebut hanya untuk guru. Dana itu tidak bisa untuk biaya operasional guru. Jumlahnya sesuai dengan kemampuan keuangaan Pemkot Depok yakni Rp500 ribu per bulan.

“Bantuan itu bisa dicairkan pada Anggaran Biaya Tambahan (ABT) 2012. Dana BOS itu kan langsung masuk ke rekening sekolah, karena itu dananya harus untuk guru,” imbuhnya.

Dikatakan Nur Mahmudi, permasalahan ini sudah dikaji sejak 2011. Semua aturan hukum yang ada telah dibedah untuk mengetahui insentif untuk guru swasta itu bisa diberikan. Pengkajian itu juga melibatkan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Salah satu cara yang sudah dikaji hanya bisa melalui BOS.

“Kami menyayangkan jika para guru mogok mengajar karena permasalahan ini. Sebab aksi para guru itu akan menjadi perhatian media,” tuturnya.

Sebelumnya, 20 ribu guru swasta di Depok memprotes kebijakan Pemkot Depok yang menghentikan dana kesejahteraan guru swasta Rp500 ribu per tahun. Insentif yang diberikan sejak 2006 itu dihapus karena tidak sesuai dengan Permendagri Nomor 32 tahun 2011. (okezone/dn)

Comments

comments

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


Baca berita lainya