Soal Penggusuran, Inilah Keinginan Pendiri Sekolah Master
Ramadhan Aditya - depoknews.com | Wednesday, 17/7/13 , 09:00 WIB | 359 Views | 0 Comments

Nur ROhiim Masterdepoknews.com | Perihal rencana penggusuran sebagian lahan sekolah Master untuk pengembangan terminal terpadu, ketua Yayasan PKBM Bina Insan Mandiri, Nurrohim, menyatakan keinginannya kepada pemkot Depok. Salah satunya Nurrohim berharap ada dukungan yang lebih besar dari pemkot Depok untuk sekolah Master.

Nurrohim mengatakan pihaknya tidak akan menghalangi pekerjaan proyek pengembangan terminal terpadu meskipun ada beberapa lahan sekolah yang akan digusur. Dirinya hanya menginginkan solusi yang sama-sama menguntungkan dengan memindahkan lahan yang terkena gusur dengan lahan di komplek Master. Sedangkan untuk tanah dan bangunan yang bersertifikat diganti di kawasan sekitar.

Mengenai wacana relokasi sekolah yang kini bernama Sekolah Master Indonesia (MSI), penggagas sekolah gratis di Depok ini menolaknya.

“Bagi kami relokasi bukan solusi. Karena bagi siswa Master, sekolah gratis dan bertempat strategis di tengah kota saja mereka kesulitan biaya transport, apalagi relokasi di tempat yang jauh,” ucap pria yang akrab disapa Rohim.

Lanjut Nurrohim, pihak Master sudah menjalin hubungan baik dengan pemkot Depok. Dirinya menginginkan kerja sama yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.

“Master sudah menjalin hubungan harmonis dengan dinas terkait. Kami berharap masuknya investor ke Depok untuk pengembangan terminal ini akan memberikan penguatan kepada Master dan saling mensupport. Seperti daya tampung siswa, atau kekurangan-kekurangan di berbagai hal, agar pelayanan juga menjadi lebih baik,” ucap Nurrohim.

Seperti diketahui sebelumnya, sekitar 200 meter lahan sekolah Master akan tergusur untuk pembangunan pengembangan terminal terpadu Depok. Dalam rancangan terminal tersebut akan didirikan apartemen dan pusat grosir yang terpadu dengan stasiun kereta.

(rad)

Comments

comments

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


Baca berita terkait lainya