OPINI

Pro dan Kontra Pengesahan RUU Ormas
- - depoknews.com | Tuesday, 25/6/13 , 12:30 WIB | 401 Views | 0 Comments

RUU OrmasOleh: Hendriwan Angkasa*

Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia menilai ketentuan di dalam Rancangan Undang-Undang Perubahan atas UU Nomor 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan jika sudah menjadi UU berpotensi membekukan lembaga amil zakat (LAZ).

Sedangkan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menilai RUU Ormas mengandung kerancuan nalar. Muhammadiyah juga mendesak DPR menghentikan seluruh proses pembuatan Undang-Undang Ormas karena berpotensi menimbulkan kegaduhan dan instabilitas politik.

Apa sekiranya yang menjadi kekhawatirkan sejumlah tokoh dengan keberadaan UU Ormas? Apakah nantinya UU Ormas akan membawa kembali ke massa orde baru atau bahkan lebih baik sebagai bentuk reformasi organisasi kemaysarakatan?

Melihat situasi dan kondisi saat ini sepertinya memang sudah layak keberadaan ormas diatur oleh sebuah undang-undang. Banyak ormas sering melakukan aksi kekerasan dan anarkis, hal yang lebih seram lagi, bahkan ormas dijadikan sebagai alat kepentingan dan melegalisasi keberadaan premanisme.

Kementerian dalam negeri mencatat sampai dengan tahun 2012, terdapat sebanyak 65 ribu lebih ormas di Indonesia. Jumlah ini semakin bertambah, karena mudahya mendirikan ormas. Hal lain yang mendorong pertumbuhan ormas begitu pesat adalah belum  ada ketentuan dan larangan serta sanksi yang jelas dan tegas bila ormas tersebut melakukan pelanggaran hukum atau tindak pidana lainnya.

Kekhawatirkan sejumlah kelompok terhadap RUU Ormas akan menjadi alat negara seperti jaman orde baru sepertinya hanya sebuah trauma yang berlebihan. Jika dilihat kondisi saat ini yang sudah sangat reformis sepertinya merupakan hal yang  tidak mungkin negara bisa bertindak otoriter.

Kontrol publik bisa secara langsung disampaikan, melalui judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kalau memang tujuannya supaya lebih menata keberadaan ormas tak perlu khawatir,  karena keputusan DPR untuk mengesahkan RUU ormas menjadi sebuah Undang-undang bukan sebuah putusan yang baku, masyarakat bisa menguji UU tersebut ke MK.

(myzone/dn)

Comments

comments

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


Baca berita terkait lainya