Dugaan Korupsi, Kajati Jabar Dalami 10 Kadinas Kota Depok
- - depoknews.com | Tuesday, 17/4/12 , 08:25 WIB | 576 Views | 0 Comments

depoknews.com | Kejaksaan Tinggi Jawa Barat terus mendalami indikasi keterlibatan 10 Kepala Dinas Kota Depok atas kasus dugaan korupsi dana tak terduga (DTT) Kota Depok Tahun Anggaran (TA) 2008-2011 setotal Rp422,76 miliar.

Satuan khusus yang dikepalai Asisten Intelijen Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Sampe Tuah Ginting sejak 3 April lalu telah diterjunkan mendalami keterangan dari para kepala dinas yang pernah diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Senin (27/2) dan Jumat (27/3).

Kesepuluh Kepala Dinas Kota Depok itu antara lain ialah Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Depok, Doddy Setiadi, Kepala Dinas Badan Pelayanan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPMP-PPT) Kota Depok Sri Utomo, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Alam (BMSDA) Kota Depok Yayan Arianto, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok Misbahul Munir.

Aktivis antikorupsi Murthada Sinuraya meminta kepada tim penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Barat tidak melakukan “tebang pilih” dalam menetapkan tersangka.

Direktur Forum Riset Ekonomi Sosial Humanity (Fresh) itu mengatakan korupsi kasus dana tak tersangka 10 dinas Kota Depok harus dijadikan prioritas pemeriksaan kejaksaan karena pengeluarannya tak jelas dan tidak masuk laporan pertanggungjawaban neraca keuangan 2008-2011.

“Akan banyak pihak yang terlibat dalam alokasi dana DTT. Karena itu, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Kota Depok yang kini menjadi Camat Pancoran Mas penting untuk dimintai keterangan, sebab dialah yang paling mengetahui soal penggunaan dana bencana alam bidang BMSDA Kota Depok,” tukas Sinuraya. (Media Indonesia/dn)

Comments

comments

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


Baca berita lainya